Kilas Balik 2025, Tahun Penuh Pelajaran
Pembaca setia blog ini pasti udah nggak asing dengan postingan Kilas Balik yang rutin aku publish setiap tahunnya. Ya walau di tahun lalu aku lupa untuk bikin tulisan tentang Kilas Balik 2024 haha. Saking sok sibuknya haha. Padahal 2024 itu bisa dibilang tahun yang awalnya haha hihi menjadi huhu huhu.
Selamat tahun baru 2026 ya teman-teman. Terima kasih untuk kalian yang sudah berjuang dengan hebat di tahun 2025 lalu. Makasih juga buat yang masih setia baca blog ini. Walaupun sosial media visual macem instagram, tiktok dan youtube, masih jadi primadona dedek-dedek GenZ buat di simak.
Sini aku ceritain lika liku kehidupanku di tahun dua ribu dua lima yang kayak roller coaster aka up and down nya. Tahun 2025 juga ngajarin aku untuk lebih choose myself first daripada others. Sebagai anak sulung, mungkin udah nalurinya untuk ngebantu orang ya. Sampe kadang lupa sama diri sendiri yang berhak banget lho untuk bahagia tar. Eh bentar, baru ngetik ini kok mau mewek.
PEKERJAAN
Walau belum balik kantoran lagi, alhamdulilah banget ada aja project yang bisa aku kerjain. Mungkin nggak sebanyak tahun sebelumnya. Tapi aku amat bersyukur karna masih diberi kepercayaan untuk ngebantu di beberapa projek. Dan yang bikin seneng adalah, klien suka dan cinta sama aku *eeeh. Tapi ini serius sih.
Ternyata bener kata pepatah yah "Kalau kamu punya skill, kamu nggak akan kelaparan". Pokoknya terima kasih sama klien, dan orang-orang yang masih percaya untuk ngajak aku kerja bareng.
Anyway beberapa temen nanyain "kangen ga Tar kerja kantoran?" hmm jujur aku kangenlah. Kangen kerja bareng tim tatap muka, kangen dapet bonus THR hingga bonus tahunan. Kangen juga sama drama-drama di dunia kerja (if you know you know lol).
KEHIDUPAN
Wah pembahasan kehidupan nih cukup panjang sih. Aku dapet ujian bertubi-tubi tahun lalu, yang cukup bikin aku capek banget dan nangis beberapa kali. Bedanya, sekarang aku udah bisa terbuka buat nangis. Kalo dulu mah boro-boro. Pokoknya orang-orang ngga boleh tau kalau aku nangis.
Aku mau berterima kasih untuk siapapun kalian yang kadang suka nanyain kabar, se-simple "are u okay?", "everythings good?". Means a lot for me.
Tahun dua ribu dua lima juga aku kehilangan salah satu teman yang sudah seperti adik bagiku. Dysa Reliana namanya. Perempuan cantik yang awalnya hanya rekan kerja biasa menjadi adik yang aku sayang.
Pertemuan aku dan Dysa di kantor kala itu hanya sebatas percakapan singkat. Sampai akhirnya kita satu projek bareng, dan aku jadi team leader dengan Dysa menjadi salah satu anggota timku. Pokoknya kalau ada yang nanya, "Siapa rekan kerja yang bisa ngikutin ritme aku?" aku akan lantang jawab "Dysa".
Dysa bukan sekedar rekan kerja, tapi ia seperti adik bagiku. Tiap kali aku ada projek dari klien, Dysa selalu jadi orang pertama yang aku kontak untuk ngerjain bareng. Kocaknya lagi, aku dan Dysa sama-sama punya darah minang, jadilah kita klop. Pun keluarga Dysa amat sangat baik denganku.
Tiap Idul Adha, mamahnya Dysa aka Tante Lina, pasti nyempetin waktu buat masak dan ngirim makanan buatannya ke apartemenku. Dysa juga bela-belain bantu aku packing, jaman aku pindahan apartemen.
Sampe akhirnya, Dysa sakit. Kita semua kena layoff dan aku mendapat kabar kalau kondisi Dysa makin drop. Dan sebuah pesan singkat di grup, dari adik Dysa pada pukul 3 dini hari yang menginfokan Dysa tiada.
Aku nangis sejadi-jadinya. Aku berjanji akan mengunjunginya tapi ngga pernah jadi karna pekerjaan yang sangat padat. Beberapa kali aku mau berkunjung ke rumah sakit tempat Dysa dirawat, namun tidak ada kesempatan.
Dear Dysa, terima kasih sudah menjadi rekan kerja, teman dan adik di perantauan buatku. Maaf karna belum bisa menepati janji untuk berkunjung kala itu. Satu hal yang pasti, Dysa tetap ada di hati aku, keluarga Dysa juga akan selalu aku ingat dan aku akan berusaha untuk tetap main ke rumah Dysa. Boleh ya Dys 😙. Aku percaya Dysa udah di surga sekarang, udah ngga sakit lagi. Tolong liatin kakak ya Dys.
"I'm not a good person, but i don't want to be bad people. Thank you for coming to my life, thank you for teaching me about friendship. I'm so lucky to have you in my life".
Buku antologi aku dan enam penulis lain akhirnya naik cetak juga dan udah dipasarin. Karena ini penerbit indie jadilah sistemnya PO dulu baru kemudian dicetak dalam jumlah banyak.
Aku masih inget nulis buku itu jaman masih recovery pasca sakit di tahun 2024. Ngga nyangka sih bisa akhirnya nulis, dan punya karya buku ini. Trus yang bikin seneng adalah respon temen yang udah beli dan baca bukunya. Mereka suka ceritaku. Aaaaah makasih!.
Desember 2025 juga aku pulang ke Palembang dan menemani ibu rawat inap untuk "Hip Replacement Surgery". Pasca operasi, ibu cukup lama tinggal di rumah sakit. Aku dan ayah standby, gantian tidur buat ngejaga ibu. Beberapa kali aku nahan nangis karena ngeliat kondisi ibu. Walau di depan ibu aku haha hihi, tapi tiap aku izin ke ibu buat beli kopi, air mata yang ditahan ini jatuh juga. Nasib baik kala itu musim hujan, jadi ngga ketara kalau aku nangis haha.
PERJALANAN
Jepang jadi negara pertama yang aku datangi di dua ribu dua lima. Ngga ada kepikirian mau ke Jepang kala itu, cuma karna ada promo tiket pp Japan Airlines yang cuma lima jutaan, yaudahlah aku beli. Dan gongnya lagi, kesana pas bulan puasa. Padahal mau nyobain minum di Jepang kan ya, tapi karena bulan puasa, yawes aku urungkan *eh.
Kuala Lumpur jadi negara yang aku datangi beberapa kali di tahun ini, sekedar buat kulineran dan ketemu teman-teman. Well Kuala Lumpur ini udah kayak rumah kedua buatku.
Hongkong jadi negara yang aku pilih buat birthday trip, lumayan boncos solo traveling kesini haha. Tapi cukup seru karena jumpa temen baru. Will definitely back to Hongkong again, tapi ngga mau sendirian ah. Mahal soalnya hahaha.
Lanjut lagi perjalanan ke Bali yang cuma empat hari untuk konferensi, ngga ada waktu buat eksplor karena perginya dalam rangka kerja. Kemudian Bandung dan Palembang yang beberapa kali aku datangi, serta Singapura sebagai negara transit setelah Hongkong.
Perjalanan tahun dua ribu dua lima mungkin ngga sebanyak tahun sebelumnya. Aku unlock dua negara baru, Jepang dan Hongkong.
Semoga tahun dua ribu dua enam makin banyak negara baru yang aku kunjungi. Yok aminin bareng-bareng. Amiin!.
PERCINTAAN
Ini tahun tergalau aku. Kalian yang kenal aku pasti ngga percaya kok bisa-bisanya aku galau sampe akhir tahun haha. Beberapa teman yang aku ceritakan tentang kisah cinta selalu bilang "udaaaah udaaah cukuuup". Aku kala itu masih denial dan selalu bilang "maybe he was busy". Sampe akhirnya aku mantap bilang ke diriku sendiri, "Astari, pokoknya selesai ngga selesai. Akhir Desember 2025 lupain semuanya ya".
Aku lakukan itu, walau berat rasanya woy. Berat wkwk. Tiba-tiba malem nangis. Kangen moment bareng orangnya lebih gede presentasenya dibanding kangen orangnya haha.
Tapi sekarang udah ganti tahun ni. Resolusi percintaanku tahun ini "Banyak gebetan" *eeeeeh haha. Tapi aku percaya sih tuhan tuh lagi ngatur lelaki terbaik untukku, karena aku pernah curhat ke tuhan untuk dikirimkan lelaki terbaik dari yang paling baik. Ditemukan di waktu dan tempat yang tepat. Amiin.
Mmmmm nganu, pas nulis ini tuh yah pas banget aku baru aja ngedate sama foreigner yang lagi liburan di Jakarta.
Kampung Berseri Astra Cidadap Bukti Nyata Menjaga Lingkungan dan Mencerdaskan Desa
Aku bangun lebih pagi sebelum morning call di handphoneku rame haha. Aku memang berpesan kepada beberapa teman dan keluarga untuk telepon aku pagi-pagi.
***
Langit masih gelap, tapi aku udah ready untuk berangkat menuju stasiun kereta api cepat Halim.
Jumat, 21 November 2025 lalu teman-teman konten kreator, media, dan tim Astra berkesempatan untuk mengunjungi Kampung Berseri Astra Cidadap yang lokasinya tak begitu jauh dari Jakarta (kalau naik whoosh).
Tapi sebelum itu, agenda pertama kami yakni eksplor Stone Garden. Setelah tiba di stasiun Padalarang, deretan mobil HiAce udah standby untuk mengantar kami ke Stone Garden. Perjalanan cukup singkat, karena tak terlalu macet pada waktu itu.
Aku terkagum melihat Stone Garden di pulau Jawa ini dan yang bikin kagum tuh bener-bener terawat! semoga akan tetap terawat terus yah dan nggak over tourism.
Kami menghabiskan waktu sekitar satu jam di sana. Mulai dari trekking ke atas yang hanya 15 menitan, lanjut ngopi cantik dan ngobrol bareng temen-temen media dan tim Astra.
Perjalanan kami berlanjut ke Kampung Berseri Astra Cidadap sekaligus workshop lingkungan Astra yang akan dilaksanakan di sana.
Jujur saja kunjungan ke Kampung Berseri Astra Cidadap ini jadi kegiatan yang aku tunggu-tunggu. Aku ingin ngeliat langsung gimana masyarakat Cidadap bisa menjaga kampungnya hingga menjadi kampung berbudaya lingkungan dan geowisata berkelanjutan.
Adalah Kang Deden, ketua forum peduli karst Citatah yang sejak tahun 2009 udah ngajakin warga kampung, buat menolak penambangan ilegal, dan melakukan pendekatan ke warga untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih ramah lingkungan.
Dari POV ku, Kampung Berseri Astra Cidadap di Padalarang, Bandung Barat ini jadi contoh yang sangat luar biasa untuk kampung lainnya. Aku belajar bagaimana masyarakat bisa bertransformasi dari daerah yang dulunya bekas penambangan ilegal, menjadi sebuah ecovillage dan kawasan geowisata berkelanjutan.
Aksi nyata itu sangat penting! masyarakat terlibat dalam berbagai aksi hijau, salah satunya pembuatan pupuk organik Bokashi dari limbah dapur dan juga menanam benih sayuran di polybag. Btw kami juga mencoba kedua aktifitas itu saat kunjungan ke sana.
Selain itu rehabilitasi alam juga dilakukan. Kawasan karst yang rusak dipulihkan dan warga diberikan edukasi tentang pelestarian lingkungan serta aksi nyata untuk sama-sama menjaganya. Ini keren sih!! Kang Deden dan temen-temen karang taruna, kalian luar biasa!.
Dari workshop lingkungan Astra kemarin juga aku kenal sama Seni Tani. Sebuah gerakan yang digagas oleh mbak Vania dan temen-temennya. Siapa yang sangka, bermula dari lahan kosong kecil di dekat rumahnya yang terbengkalai, sekarang mereka menghidupkan lahan tidur di perkotaan. Thumbs up!
Uniknya gerakan Seni Tani ini menggunakan sistem CSA Community Supported Agriculture. Dampaknya gimana? aku sebagai mantan lulusan kampus pertanian terbaik di Indonesia, sangat kagum dengan gerakan ini! Dampaknya mulai dari menghasilkan pupuk sendiri, mengurangi limbah, dan menyediakan pangan lokal yang sehat dengan harga yang affordable. Selain itu bantu buat peningkatan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara keseluruhan.
Indonesia butuh lebih banyak sosok kang deden dan mbak Vania lainnya. Termasuk aku, dan kalian yang baca tulisan ini.
| Kami semua menunggu gerakan ramah lingkungan dengan belajar lebih baik lagi. |
Yuk kita dukung gerakan hijau yang ramah lingkungan, seperti Astra yang menginisiasi sejak tahun 2009 silam. Tercatat saat ini komunitas astra dan kolaborasi sudah tersebar di 1500 kampung dan desa di seluruh Indonesia.
Kilas Balik 2023 yang complicated
Seperti tahun-tahun sebelumnya, tulisan tentang Kilas Balik harusnya jadi postingan pertama di setiap tahun nya. Tapi karena kebanyakan mager dan jadwal yang cukup padat, makanya ini tulisan baru jadi di bulan Oktober ini! (fix sih ini postingan tentang kilas balik yang paling ngaret. Mana tinggal hitungan hari menuju tahun baru haha)
Tahun dua ribu dua tiga tuh, tahun yang banyak kejadian tak terduga. Dari mulai kehidupan kerja hingga percintaan. Semuanya unpredictable. Dari sini aku belajar, jangan berharap sama manusia. Ternyata manusia itu bisa sejahat itu lho.
Dua ribu dua tiga tuh tahun yang banyak tawa, banyak ketemu orang baru yang sampai sekarang masih keep in touch. Yeeees i love to talk with everyone everywhere.
PEKERJAAN
Aku tipe yang amat sangat jarang update tentang pekerjaan kantor di sosial media. Bahkan teman-teman dekatku taunya kerjaanku ya jalan-jalan. Padahal udah nyaris lima tahun kerja di belakang meja.
Tapi tahun 2023 ini tuhan menjawab doaku untuk segera meninggalkan pekerjaan lamaku itu dan memberi tanggung jawab lebih untuk kerja di beberapa tempat. Capek? yaa lumayan melelahkan memang pun penuh tantangan.
Tau-tau jadi juri lomba blog, tau-tau jadi pembicara untuk event online tentang life as a content creator. Tuhan teteup baik banget ngasih aku kesempatan buat kerja dari networking.
Ternyata aku bisa survive dengan baik. Emang dasar anaknya tuh suka tantangan baru. Siapa yang nyangka ternyata dengan keluar dari kantor lama, malah dapet kesempatan untuk perjalanan dinas ke Kuala Lumpur sampe Korea Selatan. Tuhan baik banget kan.
KEHIDUPAN
Aku juga memutuskan untuk pindah lokasi kosan dari yang sebelumnya di Bendungan Hilir ke perbatasan Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Memulai kehidupan serba baru, dari mulai pekerjaan hingga tempat tinggal. Pokoknya ganti suasana biar lebih semangat kerjanya dan makin semangat buat work life balance.
Kalau 2022 lalu aku tuh ngejer materi banget, pokoknya aku ambil semua pekerjaan side job yang bisa aku lakukan di weekend dan tentunya ngga ganggu pekerjaan utamaku. Buat apa sih Tar segitunya kerja terus? Ya karena aku nggak mau kekurangan dari segi materi. Aku nggak mau nyusahin orangtua dan saudaraku. Kalau bisa, aku tetap mau jadi anak yang diandalkan untuk ngebantu kebutuhan keluarga besar.
Nah tahun ini mulai slowdown untuk punya waktu lebih sama keluarga. Aku juga beberapa pulang ke Palembang dan stay cukup lama di rumah.
Aku sadar, kalau udah lama ngga ngabisin waktu buat bareng-bareng sama ayah dan ibu. Mereka makin menua dan makin butuh perhatian dari anak-anaknya (duh ngetik ini jadi terharu sendiri). Jadilah selama di Palembang nemenin ibu ke rumah sakit, nemenin ayah ibu buat belanja bulanan. Pokoknya aku mau bareng-bareng ayah dan ibu.
PERJALANAN
Pokoknya nih perjalanan 2023 itu nggak kalah banyak sama perjalanan 2022. Pun dapet banyak kesempatan buat jalan-jalan sambil kerja.
Bulan Januari aku di percaya untuk jadi satu-satunya tour leader di salah satu travel di Jakarta. Ngebawa 60an peserta office trip dengan rute Jakarta, Kuala Lumpur, Melaka. Sungguh kesempatan baik banget di awal tahun. Makasih banget buat temenku yang udah merekomendasikan diriku ini. You know who you are.
Kelar bawa peserta trip ke Malaysia, aku melanjutkan penerbanganku ke Bali dengan adik sulungku. Kadang aku mikir gini, aku sering banget terbang kemana-mana, masa ia ngajakin saudara terbang jarang sih. Alhamdulillah ada rejeki lebih buat ajakin adik ke Bali. Dia happy banget karna baru pertama kali ke Bali.
Bulan Februari aku dapet kesempatan lagi untuk ke Kuala Lumpur dan Penang dalam urusan pekerjaan. Bisa jumpa sama orang-orang hebat. Aku merasa kecil banget ketemu mereka. Aku bersyukur banget bisa kerja bareng orang-orang hebat ini yang mana tetap humble, walaupun jabatannya udah setinggi itu.
Bulan Maret aku fokus-fokusnya kerja. Kerjaan yang bejibun bikin beberapa timku burnout. Tapi aku bisa bilang timku itu tim yang palingh kompak. Bisa saling backup, kalau ada trouble bisa solve problem baik sendiri ataupun diskusi bareng. Di bulan ini juga aku mutusin buat balik Palembang karena mau ngerasain buka puasa bareng keluarga.
Dari Palembang aku terbang ke Bali di bulan April, untuk work from Bali. Kala itu kantorku bikin kebijakan work from home. Selepas Bali, aku pulang ke Jakarta untuk ikutan acara buka puasa bersama tim kantor (yang mana ternyata itu jadi pertemuan terakhir sama beberapa anggota kantor haha. Ngakak kalau inget mah. Bela-belain terbang dari Bali biar bisa ikutan buka puasa itu. Tau gitu mah aku tetep di Bali aja. Emang dasarnya gak betah kerja di kosan, jadinya aku memutuskan ke Bandung esok harinya.
Merayakan idul fitri di ibukota pada waktu itu karena kehabisan tiket pulang ke Palembang. Baru pulang ke Palembang H+2 idul fitri. Udah dapet approval dari orangtuaku waktu itu. Pulang ke Palembang aku putuskan untuk stay beberapa bulan di rumah. Karena ayah dan ibu akan berangkat haji. Alhamdulillah anak baik ini bisa jaga rumah dan tetep rapi wkwk.
Bulan Juni tau-tau dapet kesempatan buat kerjaan di Daegu, Korea Selatan. Semuanya berjalan mulus dari urusan visa, tiket sampe keberangkatan. Berasa kayak bercanda deh. Karena semua prosesnya cepet banget dan lancar. Makasih ya Tuhan.
Dari Korea aku lanjut ke Bali karena udah janji mau dateng ke closing party hostel favoritku. Ini nih mereka orang-orang baik yang tempo hari nemenin aku buka puasa di Bali. Walaupun kita beda keyakinan, tapi mereka toleransinya patut diacungi jempol.
Pulang dari Bali, aku siap-siap berangkat lagi untuk waktu yang cukup lama. Mungkin kalian ngga bakal percaya nih kejutan yang tuhan kasih ke aku tuh bikin aku bahagia bukan main. Aku dapet undangan dari Tourism India untuk explore India yang mana kompetisi ini udah pernah aku ikutin sejak aku duduk di bangku kuliah, namun baru dapet rejekinya sekarang untuk bisa berpartisipasi di event ini. Jadilah bulan Juli aku terbang dari Bali ke Jakarta, packing untuk perjalanan dua bulan dan lanjut terbang ke Malaysia, Singapura, dan Kerala.
Aku menghabiskan waktu kurang lebih dua bulan untuk eksplor India. Dari Kerala menuju Delhi, Amritsar, Manali, Delhi dan kembali lagi ke Kochi. Dari bulan Juli terbang, aku baru pulang ke Jakarta di bulan September.
Pun aku merayakan ulang tahunku di India dalam perjalanan menggunakan jeep ke Manali. Namun sayangnya pada saat itu nggak bisa sampe Manali karena land slide. But thank you so much untuk temanku Abhi yang bantu banyak banget selama perjalanan. He looks like a big brother who takes care of his little sister.
September terbang ke Kuala Lumpur lagi buat event Kereta Api Sarong, event tahunan Malaysia yang kece banget! semoga Indonesia bisa punya event se-kece itu juga. Kelar event, aku melanjutkan perjalanan ke Hatyai. Mungkin temen-temen jarang denger tentang Hatyai. Jadi Hatyai ini tuh kota di Thailand yang cukup dekat sama Malaysia. Kalau naik bis sekitar 9-10 jam lah.
Masih di bulan September juga, setelah dari Hatyai aku lanjut terbang lagi ke India (iya kalian ngga salah denger kok. Aku balik lagi ke India hihi). Tapi cuma semingguan aja kok di sana. Penerbangan dari Kuala Lumpur, transit di Chennai lanjut terbang ke Kochi, ketemu teman-teman crew Kerala Blog Express 2023, trus lanjut terbang lagi ke Mumbai buat nengok rumah uncle Shah Rukh Khan, terus terbang ke Delhi, lanjut naik kereta ke Agra dan akhirnya balik ke Delhi lagi, lalu balik ke Jakarta di awal Oktober dengan pesawat Indigo yang transit semaleman di Mumbai haha. Capek ngga tar? wah jangan di tanya wkwk. Pinggang aku rasanya mau encok.
Baru juga sampe Jakarta, alhamdulillah dapet undangan buat ke Makassar. Event internasional bareng menteri favoritku Ibu Risma. Aku yang masih cukup jetlag, udah terbang ke Makassar pagi-pagi haha.
Dari Makassar lanjut ke Toraja. Salah satu kota di Sulawesi yang udah dari jaman kuliah pengen aku kunjungi. Dulu masih belum cukup uangku buat kesana. Tapi alhamdulillah sekarang ada kesempatan buat explore Toraja.
Pulang dari Toraja aku hendak langsung terbang ke Palembang, karena sudah kangen sama ayah ibuku. Eh apesnya pesawat ke Palembang sudah take off duluan karena penerbangan dari Makassar delay yang cukup lama. Jadilah aku harus stay semalam di hotel dekat bandara. Nasib baiknya maskapai yang aku pilih ini menyediakan hotel bagi penumpang yang ketinggalan pesawat. Ya karena kesalahannya dari mereka.
Sampai di Palembang aku stay seminggu di rumah dan terbang ke Kuala Lumpur lagi dan stay dua hari aja di sana. Ini kesana dalam rangka menghabiskan tiket penerbangan yang udah aku beli sejak lama haha.
Pulang dari Kuala Lumpur, aku melanjutkan perjalanan ke Solo dan keesokan harinya terbang ke Jakarta lagi buat transit aja karena alhamdulillah esok harinya aku akan terbang ke destinasi yang sudah aku tunggu sejak lama yaitu Tanah Suci. Penerbangan 2 November dari Jakarta menuju Jeddah berasa lama banget dan bikin aku dag dig dug. "Ya Allah, lancarkan perjalananku karena aku mau melihat rumahmu" itu jadi doaku selama di pesawat. Alhamdulillah ibadah umrohku lancar semua dari pergi sampai tiba di Jakarta pada 12 November 2023.
Kelar ibadah umroh, aku menghabiskan waktu di Jakarta dan mulai beberes untuk pindah tempat tinggal. Karena sudah waktunya aku punya tempat yang lebih proper.
Bulan Desember aku terbang kembali ke Kuala Lumpur untuk mampir lagi ke India haha. Yes tahun 2023 itu tahun dimana aku berkunjung ke India dan intensitasnya sering banget. Terima kasih buat temanku yang udah ngasih tiket!.
Dan akhirnya di 31 Desember 2023 aku putuskan terbang ke Bangkok buat merayakan tahun baru dan niatnya mau liat kembang api. Walau pada akhirnya ngga ada kembang api saat itu. Kecewa (banget woy!!!) tapi yaudahlah yah haha.
Gimana gimana, kalian bisa ngerasain ngga betapa capeknya aku terbang sana sini. Pulang ke kosan ganti backpack ke koper, terus ganti lagi dari koper ke backpack hihi. Tapi aku survive lho! dan alhamdulillah tetap sehat haha. Doain aku sehat terus ya supaya bisa sharing cerita perjalananku ke kalian.
PERCINTAAN
Akhirnya tahun 2023 tuh jadi tahun dimana perempuan mandiri ini mulai untuk membuka hati ke makhluk lelaki. Ada beberapa yang klop tapi pada akhirnya visi misi kita beda.
But i'm glad to meet them selama perjalanan panjang 2023 ini. Ngga ada yang namanya ketemu karena kebetulan kalau menurutku. Semuanya udah diatur sama semesta.
Kalau kalian nanya sekarang status percintaan gimana Tar? mmmm i'm looking for partner for future kali yaaah *eeeeh.
Sebagian teman dekatku pada taulah. Doakan aja yang terbaik supaya bisa ketemu orang yang tepat di waktu yang tepat. Amin.
Disabilitas Berkarya di ASEAN High Level Forum (AHLF) Makassar 2023
Apa Kareba Makassar !
Kali ke empat kembali ke Kota Daeng untuk menghadiri hajatannya Kementrian Sosial Republik Indonesia yakni ASEAN High Level Forum (AHLF) on Disability-Inclusive Development and Partnership Beyond 2025.
Singkatnya ini adalah forum tingkat tinggi mengenai Penyandang Disabilitas. Nggak tanggung-tanggung, acara ini dihadiri oleh 200an peserta dari berbagai perwakilan Badan Sektor ASEAN, organisasinya ASEAN, Akademisi, hingga organisasi penyandang disabilitas.
Rangkaian acara ASEAN High Level Forum (AHLF) yang diselenggarakan di Makassar pada 10-12 Oktober 2023 ini menghasilkan beberapa poin penting implementasi pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di kawasan ASEAN.
![]() |
| Sumber : Instagram @kemensosri |
Hari kedua acara, peserta forum telah merumuskan "Rekomendasi Makassar" yang bertujuan untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan pembangunan inklusif disabilitas di kawasan ASEAN dan percepatan pemenuhan hak penyandang disabilitas.
Satu point Rekomendasi Makassar yang jadi concernku yakni meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam menghapus stigma negatif dan diskriminasi terhadap disabilitas. Karena di lapangan, banyak sekali "bullying" yang ditujukan kepada teman-teman disabilitas. Yuk bareng-bareng capai awareness supaya nggak ada lagi diskriminasi.
Setelah diskusi yang dilakukan di hari pertama dan kedua, maka hari ketiga adalah hari yang paling ditunggu-tunggu oleh semua delegasi.
Kunjungan ke GOR Sentra Wirajaya untuk melihat hasil karya disabilitas serta kunjungan ke destinasi wisata ramah disabilitas, Fort Rotterdam dan Taman Prasejarah Leang-Leang menjadi agenda hari ketiga ASEAN High Level Forum.
Pameran hasil karya disabilitas sukses bikin semua Delegasi dan peserta yang hadir ikut berdecak kagum sama hasil karya teman-teman penyandang disabilitas.
Kunjungan ini dipandu langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Ibu Risma yang sekaligus memperkenalkan beberapa karya teman-teman penyandang disabilitas.
Masuk ke GOR Sentra Wirajaya, mataku langsung tertuju pada produk buatan teman-teman disabilitas! Aku yang orang Indonesia saja berdecak kagum ngeliat semua produk yang ditampilkan di stand pameran, apalagi Delegasi dari negara ASEAN.
| Proses Loading Barang |
| Beragam pilihan kain batik |
Produk yang dipamerkan mulai dari kain batik, kain ecoprint, handicraft, lukisan, kopi, coklat, gantungan kunci hingga makanan khas dari beberapa daerah. Untuk harga jualnya pun sangat affordable.
Nggak heran kalau Delegasi ASEAN dan pengunjung yang hadir pada borong semua produk yang ada.
| Dua orang ini semangat banget buat belanja produk karya disabilitas. |
Pilihan pembayaran pun beragam, ada pembayaran menggunakan kartu kredit atau debit, QRIS, dan juga pembayaran dengan uang cash.
Dalam pameran ini juga, pengunjung bisa mencoba langsung untuk bikin kain ecoprint. Ternyata tidak segampang itu yah, perlu kesabaran dan ketelitian dalam mengetuk-ngetuk alat pukul ke tanaman dengan dasar kain.
![]() |
| Proses membuat kain ecoprint. |
Antusias pengunjung yang hadir bikin api semangat bagi teman-teman disabilitas untuk terus berkarya tanpa batas. Karena hasil karya mereka bernilai jual dan menghasilkan pendapatan bagi mereka.
Seperti halnya lima UMKM yang mendapat support dari Kementrian Sosial ini. Mereka mendapat kesempatan untuk coaching bersama Tata Rupa Nusantara dalam hal design produk yang outputnya nanti berupa logo hingga packaging produk yang menarik.
Semoga kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan juga di seluruh wilayah Indonesia, biar teman-teman disabilitas semakin positif untuk berkarya.
Santa Grand Signature Kuala Lumpur. Amazing View with Affordable Price to stay
"Ini kamu yakin lokasinya ngga jauh dari stasiun Tar?"
"Yakiiin!! trust me lah, ini kalo nengok di maps lokasinya sangat friendly buat jalan kaki dari stasiun Dang Wangi", jawabku.
Siang itu aku dan salah satu teman blogger dari Jakarta memutuskan untuk naik public transportation yakni LRT dari mall tempat aku service handphone menuju hotel yang akan kami inapi selama dua hari kedepan.
Santa Grand Signature Kuala Lumpur, menjadi pilihan kami untuk meluruskan pinggang sebelum nantinya akan menikmati euforia Keretapi Sarong 2023.
Aku memutuskan untuk menuju hotel dengan LRT karena lokasi Santa Grand Signature Kuala Lumpur tak jauh dari Dang Wangi station.
Alih-alih naik grab di jam pulang kerja, bakal bikin kami stuck di jalan dan emosi say. LRT is a good idea untuk menembus kemacetan tanah Melayu ini. Pun harga nya jauh lebih murah dengan waktu tempuh yang lebih singkat.
"Betuuul kan, cuma lima menit jalan kaki udah sampe nih kita", ucapku sambil menunjuk ke arah hotel Santa Grand Signature.
"Lah iaaa cepet banget ya Tar!" jawabnya.
Proses check-in siang itu cukup cepat, tinggal menunjukkan kode booking hotel kepada receptionist dan membayar tourism tax sebesar RM 10/day per room.
Sebagai informasi, beberapa akomodasi di Malaysia baik itu Hotel/Hostel/Apartment menagih tourism tax di luar harga yang sudah kita bayarkan di aplikasi booking online (depends dari informasi yang tersedia di situs booking online ya. Ada juga akomodasi yang sudah menambahkan biaya tourism tax di aplikasi booking online).
Lalu untuk kamar mandinya walau tidak terlalu luas, tapi cukup untuk membasuh tubuh dengan air hangat dan yang lebih penting, toiletresnya lengkap euy!.
Terus gimana dengan makanan di Santa Grand Signature Kuala Lumpur ? okeee aku bahas untuk makanan juga ya. Karena hobiku makan tapi targetku punya tubuh ideal kayak Angelina Jolie 😛.
Favoritku nasi lemak dan juga steamboat dengan kuah tomyum. Rasanya spicy tapi enak !. Aku sampai nambah berkali-kali saking enaknya nasi lemak yang aku makan saat breakfast.
- Cara menuju Santa Grand Signature :
- Alamat Santa Grand Signature :
Kalian yang ada rencana berkunjung ke Kuala Lumpur dalam waktu dekat, bisa banget buat langsung book menginap di Santa Grand Signature ini. Karena harganya masih sangat affordable untuk hotel yang baru dan lokasinya sangat strategis dengan amazing rooftop view.
Keretapi Sarong 2023 Keberagaman Mewah di Hari Malaysia
Alarm handphone sudah berbunyi sejak pukul 5 pagi dan aku langsung semangat untuk bangkit dari kasur empuknya Santa Grand Hotel. Kalian yang kenal aku pasti taulah kalau "im not a morning person". Tapi hari ini aku harus bangun pagi, dandan rapi dan wangi supaya bisa ngerasain langsung Euforia Keretapi Sarong 2023.
Ya ini adalah kali pertama bagiku untuk ngeliat langsung gimana meriahnya Keretapi Sarong 2023 yang juga bertepatan dengan Hari Malaysia 2023. Setelah siap dengan busana yang aku bawa langsung dari Palembang, aku menuju lobby hotel untuk berjumpa dengan ketiga teman Blogger lainnya yang sudah tiba lebih dulu di Lobby.
| Astari, Salman, Olive, Edgar. |
"Lets go guys!!".
Kami berempat menuju stasiun terdekat dan langsung menumpang Rapid yang pagi hari itu juga sudah cukup ramai dengan orang-orang yang siap berlenggok di Keretapi Sarong 2023.
"Sumpah gua ga sabar ngeliat keseruan Keretapi Sarong tahun ini" ucapku ke Salman.
Rapid yang kami tumpangi baru saja masuk ke stasiun KL Sentral dan dari balik jendela kereta, kami melihat tumpah ruah manusia di dalam stasiun KL Sentral. Semuanya berdandan rapi dengan busana terbaiknya.
Ada yang mengenakan baju khas Melayu, ada yang menggunakan saree, ada juga yang mengenakan baju tradisional Dayak Iban, lengkap dengan aksesoris yang bunyinya gemerincing sepanjang jalan. Salut banget ngeliat semua orang percaya diri dengan kostum yang mereka kenakan.
Mereka semua naik kereta dari stasiun KL Sentral yang jadi meeting point (start acara) menuju tempat pagelaran acara yang tahun ini dilaksanakan di Dataran Merdeka.
Sepanjang perjalanan dalam transportasi menggunakan MRT, KTM, ERL, aku mendengar beberapa lagu yang dinyanyikan oleh semua peserta. Dari banyaknya lagu, hanya lagu "Rasa Sayange" yang aku hapal. Selebihnya aku hanya hapal sepenggal saja liriknya.
Melihat langsung keriuhan acara Keretapi Sarong lalu, ngebuat aku bangga dan berdecak kagum dengan orang-orang dibalik layar yang sudah meng-arrenge acara spektakuler ini dengan sangat baik.
Dari mulai mobilisasi peserta yang teratur sekali, kemudian juga peran semua crew yang bertugas untuk mengatur flow transportasi supaya tidak crowded, wow! you guys rock. Two thumbs untuk orang-orang hebat dibalik Keretapi Sarong 2023.
"Kegiatan ini bukan cuma merayakan asal-usul tentang sarong, tapi juga mengungkapkan kebangaan kita akan warisan budaya yang kita punya, serta mempererat keberagaman", Shamsul Bahrin Zainuzzaman atau yang akrab disapa Bang Sham, pada sambutannya.
Semoga kegiatan yang diadakan oleh LOCCO ini bisa menjadi prototype yang nantinya bisa dijalankan juga oleh beberapa negara lainnya, ASEAN mungkin, termasuk juga Indonesia.
Tahun depan aku bakalan prepare busana terbaikku untuk ikutan Keretapi Sarong tahun depan. Kalian ada yang mau ikut juga ngga ?









